RSS

Apa Itu Osteoporosis?

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis Itu Sendiri Berasal Dari Dua Kata, Yaitu “Osteo” Yang Artinya Tulang Dan “Porosis” Yang Artinya Keropos.

Osteoporosis adalah kondisi medis yang terjadi pada tubuh manusia dengan ditandai beberapa sifat khas yang dimilikinya. Sifat-sifat khas tersebut adalah tulang yang memiliki massa rendah, biasanya disertai dengan mikro arsitektur pada tulang dan diikuti dengan penurunan kualitas pada jaringan tulang yang akhirnya dapat menimbulkan kondisi dimana tulang akan rapuh dan terutama terjadi pada pinggul, tulang belakang, pergelangan tangan, lengan atau panggul. Pada kebanyakan kasus yang terjadi, osteoporosis kebanyakan dialami oleh orang tua dimana tulang pada orang tua bertumbuh secara lambat.

Jenis-Jenis Osteoporosis

Osteoporosis memiliki beberapa jenis, adapun jenis-jenis dari Osteoporosis adalah sebagai berikut:

  • Osteoporosis Senilis

Osteoporosis jenis ini pada umumnya kebanyakan menyerang kaum wanita. Osteoporosis jenis ini juga menyerang para lansia dengan kisaran usia diatas 70 tahun. Kalsium seseorang yang terlalu rendah dan dengan faktor yang berhubungan dengan usia adalah penyebab utama Osteoporosis Senilis menyerang.

  • Osteoporosis Juvenil Idiopatik (Juvenile Idiopathic Osteoporosis)

Osteoporosis jenis ini adalah Osteoporosis yang pada umumnya terjadi pada anak-anak dan juga dapat terjadi pada orang dewasa. Anak-anak atau orang dewasa yang mengalami Osteoporosis jenis ini biasanya memiliki kondisi tubuh yang normal, hormonnya normal, hingga vitamin dalam tubuh pun normal dan tidak ditandai dengan gejala apapun. Oleh sebab itu Osteoporosis Juvenil Idiopatik belum dapat dideteksi secara jelas penyebabnya.

  • Osteoporosis Primer

Osteoporosis Primer adalah Osteoporosis yang dalam kasusnya sangat sering menyerang kaum wanita menopause. Menopause itu sendiri adalah kondisi atau suatu masa dimana wanita mengalami berhentinya secara fisiologis siklus dari menstruasi yang mana hal tersebut berkaitan dengan tingkat lanjut usia dari seseorang (wanita) tersebut. Seorang wanita yang telah mengalami menopause secara alamiah mereka tidak dapat mengetahui sama sekali apakah saat menstruasi tertentu adalah menstruasinya yang yang terakhir sampai beberapa waktu berlalu (biasanya dalam waktu setahun).

  • Osteoporosis Sekunder

Osteoporosis jenis sekunder ini tergolong dalam jenis Osteoporosis tingkat rendah. Biasanya Osteoporosis jenis ini terjadi karena adanya perubahan hormon yang tidak normal atau dapat disebabkan karena gagal ginjal. Pengaruh obat-obatan pun menjadi salah satu penyebab Osteoporosis sekunder.

  • Osteoporosis Postmenopausal

Osteoporosis jenis ini disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan salah satu hormon yang cukup penting, yaitu Hormon Estrogen (hormon yang ada pada wanita). Hormon Estrogen tersebut memiliki fungsi sebagai pengangkut kalsium ke dalam tulang, sehingga jika Hormon Estrogen mengalami gangguan maka menimbulkan masalah atau membawa kaum wanita berada pada kondisi medis yang disebut Osteoporosis Postmenopausal. Sedangkan kisaran usia yang pada umumnya terserang Osteoporosis Postmenopausal adalah kisaran usia 51 – 75 tahun.

Faktor Risiko Osteoporosis

Kita semua pasti bertanya-tanya siapa sajakah yang memiliki resiko terkena Osteoporosis. Maka dibawah ini adalah kondisi atau keadaan yang meningkatkan seseorang untuk dapat terkena Osteoporosis.

  • Usia 30 tahun ke atas, seorang yang telah berusia 30 tahun memiliki kemungkinan besar terkena Osteoporosis, hal ini dikarenakan pada usia tersebut proses pembentukan tulang cenderung lambat dan lebih sedikit dibanding dengan hilangnya sel tulang.
  • Seorang perokok, merokok dapat menurunkan kadar Hormon Estrogen di dalam tubuh. Sehingga resiko terkena Osteoporosis bagi seorang perokok dua kali lebih besar dibanding bukan perokok, bahaya merokok bukan saja dapat menyebabkan penyakit Osteoporosis melainkan juga kanker.
  • Melalui keturunan, ternyata keturunan dapat menjadi salah satu faktor terkena Osteoporosis. Wanita yang mempunyai seorang ibu yang terkena Osteoporosis memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena Osteoporosis juga.
  • Berat badan pada wanita, wanita yang kurus (memiliki berat badan yang kurang) akan lebih cepat terkena Osteoporosis jika dibandingkan dengan wanita yang gemuk. Hal ini karena wanita gemuk mampu memproduksi Estrogen lebih banyak dibanding wanita kurus.
  • Kurang olahraga, olahraga yang rajin dan teratur dapat membantu memperlambat atau bahkan meminimalisir kemungkinan terserang Osteoporosis. Dan berlaku juga sebaliknya, seseorang yang kurang olahraga akan lebih memiliki kemungkinan terkena Osteoporosis yang lebih tinggi. Adapun olahraga yang dapat dilakukan untuk meminimalisir Osteoporosis adalah lari atau jalan, karena olahraga jenis ini dapat memicu sel tulang untuk bekerja lebih aktif sehingga membentuk tulang yang kuat.
  • Obat-obatan, ada beberapa jenis obat tertentu yang dapat meningkatkan resiko terkena Osteoporosis. Hal ini dikarenakan obat tersebut dapat menurunkan kecepatan laju dalam proses pembentukan tulang. Obat-obatan tersebut yaitu Kortison, biasanya obat jenis ini digunakan pada pasien penderita Asma, radang sendi, alergi dan penyakit paru. Namun obat ini akan berdampak jika digunakan dalam dosis yang tinggi dan dalam jangka waktu yang panjang.
  • Akibat penyakit lain, selain obat-obatan yang dapat memicu terkena Osteoporosis, ada juga beberapa penyakit yang mampu membuat kita terkena Osteoporosis. Penyakit tersebut adalah penyakit usus, bronkhitis kronis, malnutrisi, Arthritis Reumatoid, penyakit hati kronik, Emfisema dan Hipertiroidisme.
  • Asupan Vitamin D dan kalsium, jika apa yang kita makan dan minum kurang atau sedikit mengandung kalsium dalam kurun waktu yang cukup lama (terutama saat masa pertumbuhan), maka resiko bagi kita untuk dapat terkena Osteoporosis juga lebih tinggi. Sedangkan kurangnya asupan Vitamin D juga dapat meningkatkan peluang terkena Osteoporosis, karena Vitamin D dapat membantu dalam proses penyerapan kalsium serta menghantarkan kalsium ke tulang.

Ciri-Ciri Osteoporosis

Secara umum ada lima ciri-ciri yang menandai seseorang terkena Osteoporosis. Ciri-ciri Osteoporosis ialah:

  • Tinggi badan berkurang,  pengurangan tinggi badan biasa dialami oleh penderita Osteoporosis. Hal ini disebabkan oleh bantalan antar ruas yang berada di tulang belakang mengalami penekanan secara terus menerus akibat aktivitas, terutama untuk aktivitas yang berat.
  • Patahnya tulang tungkai, manusia memiliki lapisan luar tulang dan lapisan dalam. Lapisan luar adalah lapisan tulang yang mempunyai tekstur keras, sedangkan lapisan dalam bertekstur lunak. Bagi penderita Osteoporosis, mereka memiliki lapisan luar tulang yang cukup tipis, sehingga akan menyebabkan tulang mudah retak hingga patah.
  • Rasa nyeri secara tiba-tiba, rasa nyeri yang datang secara tiba-tiba yang terjadi pada sekitar punggung. Biasa terjadi saat kita sedang bangun dari posisi duduk yang cukup lama, hal tersebut merupakan ciri-ciri terkena Osteoporosis. Adapun penyebabnya adalah terjadinya kolaps pada tulang.
  • Fragile Fracture, adalah kondisi dimana tulang mengalami kerapuhan. Penderita Osteoporosis akan mudah mengalami patah tulang walau aktivitas yang dilakukan tergolong aktivitas yang ringan. Hal tersebut karena tulang-tulang si penderita telah rapuh. Pada saat kondisi yang disebut Fragile Fracture maka biasanya penderita akan merasakan nyeri pada tulang.
  • Struktur bentuk tubuh berubah, perubahan struktur bentuk tubuh merupakan salah satu ciri dari penderita Osteoporosis, biasanya perubahan tersebut adalah membungkuknya tubuh atau dinamakan Kifosis.

Diagnosa Osteoporosis

Osteoporosis termasuk penyakit atau gangguan medis yang cukup berbahaya. Maka dari itu diagnosa perlu dilakukan untuk mampu mengobati sejak dini agar Osteoporosis tidak semakin parah. Biasanya jika seseorang yang tengah mengalami patah tulang, maka diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, gejala, serta dilakukan rontgen tulang. Hal ini untuk mendeteksi sejak dini saat terjadi patah tulang.

Sedangkan diagnosis yang dapat dilakukan saat belum terjadi patah tulang adalah dengan melakukan pemeriksaan secara medis guna menilai tingkat kepadatan tulang. Pemeriksaan yang paling sering dilakukan karena keakuratannya adalah DXA (Dual-energy X-ray Absorptiometry).

Bahaya Osteoporosis

Jika kita bicara tentang bahaya dari Osteoporosis maka kita akan teringat pada fungsi tulang. Tulang adalah termasuk dalam organ yang sangat penting bagi manusia dimana tulang adalah penyokong bagi kita agar kita dapat berdiri, duduk, berjalan dan hal lain yang kita lakukan sehari-hari. Oleh karena Osteoporosis adalah penyakit yang menyerang tulang atau suatu kondisi dimana tulang merapuh, maka bahaya bagi kehidupan sangatlah besar. Salah satu contoh yang dapat terjadi akibat Osteoporosis adalah patahnya tulang pinggul dan patahnya tulang belakang. Jika kedua atau salah satu dari dampak terparah tersebut terjadi maka tidak menutup kemungkinan kita akan cacat atau lumpuh.

Pengobatan Osteoporosis

Berbagai pengobatan masih dikembangkan. Dan jika kita merujuk pada penyebab dan inti dari Osteoporosis, maka pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan cara meningkatkan kepadatan tulang. Pada wanita pasca menopause yang telah terkena Osteoporosis bisa ditangani dengan memberikan Estrogen (bersama dengan Progesteron) atau Alendronat, hal tersebut bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan penyakitnya. Adapun fungsi dari Alendronat adalah:

  • Meningkatkan massa tulang pada tulang panggul dan tulang belakang.
  • Meminimalisir kemungkinan terjadinya patah tulang.
  • Mengurangi intensitas kecepatan penyerapan yang terjadi pada tulang wanita pasca menopause.

Pada laki-laki biasanya diperiksa mengenai asupan kalsium dan asupan Vitamin D, jika ternyata asupan kalsium dan Vitamin D rendah maka penderita diberikan asupan kalsium dan Vitamin D yang cukup. Dan jika kadar Testosteron dalam tubuh penderita tergolong rendah, maka bisa diberikan asupan Testosteron juga.

Cara Mencegah Osteoporosis

Sedia payung sebelum hujan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Ya, mungkin itu adalah istilah yang tepat bagi kita. Sebelum kita terkena Osteoporosis, maka akan lebih baik jika kita mencegah agar kita tidak menjadi penderita Osteoporosis. Cara-cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah Osteoporosis adalah dengan memberikan asupan kalsium serta Vitamin D secara cukup ke dalam tubuh.

Hal tersebut sangat efektif untuk meningkatkan kepadatan tulang agar kita terhindar dari Osteoporosis yang notabenenya adalah kerapuhan yang terjadi pada tulang, selanjutnya adalah olahraga yang cukup dan teratur. Olahraga juga sangat efektif untuk meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang, olahraga yang dapat diterapkan adalah berjalan atau berlari.

Saya harap Anda bisa memahami penjelasan detail tentang Osteoporosis diatas. Salah satu ciri-ciri Osteoporosis adalah tinggi badan yang berkurang dan perubahan struktur postur tubuh yang tanpa Anda sadari bisa terjadi kapan saja. eLeMeN FORTALLER adalah solusi untuk pencegahan Osteoporosis dimana tulang Anda akan terbiasa untuk bergerak dengan peregangan ke atas dan Susu Kedelai eLeMeN serta Tablet FORTALLER akan membantu merangsang hormon pertumbuhan aktif kembali khususnya Hormon Estrogen yaitu hormon yang memiliki fungsi sebagai pengangkut kalsium ke dalam tulang. Pola terapi yang saya anjurkan hanya 5 menit saja Anda menggunakan Alat Terapi FORTALLER pagi dan sore hari dan dilanjutkan dengan Senam Pilates semampunya saja, tidak semua gerakan harus dilakukan. Karena bila tubuh Anda mengalami kelelahan, metabolisme Anda akan terganggu dan usaha Anda menambah tinggi badan akan percuma dan hasil yang dicapai malah akan sia-sia.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 27, 2017 in Info

 

Akibat Kelebihan Kalsium


Kalsium Merupakan Salah Satu Jenis Mineral Yang Memegang Peranan Dan Fungsi Yang Sangat Penting Bagi Tubuh Seperti Tulang Dan Gigi. Kalsium Juga Sangat Dibutuhkan Dalam Sistem Saraf, Jantung Serta Sangat Dibutuhkan Dalam Proses Pembekuan Darah.

Jenis mineral ini bisa kita temukan dalam makanan yang mengandung kalsium dalam berbagai produk sayuran dan buah-buahan seperti susu, jeruk, brokoli, ikan, kedelai dan masih banyak lagi. Kekurangan kalsium dalam tubuh bisa mengakibatkan berbagai jenis penyakit seperti Osteoporosis, Rakhitis, Sindrom Pramenstruasi (PMS), Osteomalacia, gangguan pencernaan dan masih banyak lagi. Namun tahukah Anda apa akibat kelebihan kalsium dalam tubuh?

Gejala Kelebihan Kalsium

Sebelum membahas tentang efek kelebihan kalsium ini, ada baiknya jika kita mengetahui ciri-ciri atau gejala kelebihan kalsium didalam tubuh diantaranya adalah:

  • Tubuh mudah mengalami kelelahan.
  • Tubuh terasa lemah.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan sembelit.
  • Timbulnya rasa sakit di perut.
  • Peningkatan frekuensi sering buang air kecil.
  • Peningkatan rasa haus.

Dalam dunia medis, kalsium digunakan untuk mengobati dan juga mencegah berbagai macam kondisi dimana tubuh memiliki tingkat kalsium yang cukup rendah, dimana mineral ini dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Pada beberapa kasus, menggunakan kalsium dalam pengobatan baik itu secara oral maupun intravena dirasa cukup aman, akan tetapi penggunaan kalsium yang berlebihan sangatlah tidak aman, terutama pada anak-anak maupun orang dewasa. Mineral ini dapat menimbulkan efek samping seperti sering bersendawa dan kelebihan gas dalam tubuh.

Batas Aman Kalsium Dalam Tubuh

Untuk menghindari dampak buruk yang bisa terjadi akibat kelebihan kalsium dalam tubuh, maka The Institute of Medicine telah menetapkan tingkat asupan kalsium harian berdasarkan kelompok usia, diantaranya adalah:

  • Untuk balita yang berusia 0 hingga 6 bulan, dosis penggunaan kalsium adalah 1000 mg.
  • Untuk balita dengan usia 6 hingga 12 bulan, dosis penggunaan kalsium adalah 1500 mg.
  • Untuk anak-anak dengan usia 1 hingga 3 tahun, dosis penggunaan kalsium adalah 2500 mg.
  • Untuk anak-anak usia 9 hingga 18 tahun, dosis penggunaan kalsium adalah 3000 mg.
  • Untuk orang dewasa yang berusia sekitar 19 hingga 50 tahun, dosis penggunaan kalsium yang dianjurkan adalah 2500 mg.
  • Dan untuk orang yang berusia di atas 51 tahun, dosis penggunaan kalsium adalah sekitar 2000 mg.

Penggunaan Kalsium Dengan Dosis Yang Lebih Tinggi Dapat Meningkatkan Kemungkinan Terjadinya Efek Samping Yang Lebih Serius Seperti:

1. Serangan jantung

Hasil dari beberapa penelitian yang terbaru telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang melebihi dosis harian yang direkomendasikan dapat meningkatkan kemungkinan resiko serangan jantung. Kadar kalsium yang berlebihan dalam tubuh dapat mengakibatkan penyumbatan pada arteri yang disebabkan oleh akumulasi kalsium dengan plak yang menempel pada dinding arteri yang pada akhirnya akan mengakibatkan serangan penyakit jantung maupun stroke. Dan beberapa bukti telah menunjukkan bahwa pemberian kalsium pada pasien selama terjadi serangan jantung tidak dapat memberikan efek pengobatan apapun, malahan dapat memperburuk keadaan.

Banyak para ahli kesehatan menganjurkan untuk menghindari kelebihan kalsium dalam tubuh, seperti saat serangan jantung. Maka sebaiknya menghindari penggunaan kalsium bersamaan dengan beberapa jenis antibiotik seperti Verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan), Diltiazem (Dilacor, Tiazac, Cardizem) dan juga Digoxin (Lanoxin) yang biasa digunakan untuk membantu denyut jantung agar berdetak lebih kuat. Serangan jantung juga bisa dipicu oleh hal-hal berikut ini:

  • Kopi.
  • Durian.
  • Obat analgesik.

2. Gangguan ginjal dan kencing batu empedu

Mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko kadar kalsium yang berlebih dalam darah seseorang. Hal ini sangat tidak baik, terutama bagi orang-orang yang memiliki fungsi ginjal yang buruk. Penggunaan kalsium yang bersamaan dengan beberapa jenis antibiotik seperti Ceftriaxone (Rocephin) dapat mengakibatkan kematian yang dikarenakan kerusakan pada organ paru-paru dan ginjal. Sebaiknya kalsium diberikan 48 jam setelah pemberian antibiotik tersebut secara intravena.

3. Arthritis

Kelebihan kadar kalsium dalam tubuh dapat mempromosikan peningkatan resiko arthritis, yaitu peradangan pada daerah persendian yang disertai dengan rasa sakit, pembengkakan, sendi terasa kaku, serta keterbatasan gerak tubuh. Seseorang yang memiliki kadar kalsium yang tinggi dalam tubuhnya berarti ia memiliki gangguan kekurangan kalsium dalam tubuhnya. Gangguan Arthritis bisa disebabkan oleh kedua hal tersebut, baik pada saat tubuh kekurangan maupun kelebihan kalsium sebagai akibat demineralisasi.

4. Menghambat regenerasi sel

Sebagaimana kita ketahui bahwa kalsium dapat membantu proses regenerasi sel, terutama pada tulang. Namun, pada saat tubuh kelebihan kadar kalsium, hal itu justru akan dapat menghambat proses penyerapan beberapa enzim serta kebutuhan nutrisi manusia yang sangat diperlukan dalam proses regenerasi sel tersebut.

5. Anemia

Kelebihan kalsium dalam tubuh dapat mengakibatkan gangguan anemia. Kemungkinan besar hal ini dikarenakan pada saat tubuh memiliki jumlah kalsium yang berlebih, akan menghambat penyerapan makanan yang mengandung zat besi dalam darah. Dimana kita tahu bahwa zat besi sangat penting dalam proses pembentukan sel-sel darah merah. Kekurangan zat besi dalam darah dapat menimbulkan gangguan tekanan darah rendah atau anemia. Anemia ini juga bisa terjadi karena:

  • Minum teh.
  • Akibat begadang malam.
  • Efek samping Allopurinol.

6. Mengurangi efektifitas berbagai jenis obat dan antibiotik

Mengkonsumsi kalsium secara bersamaan dengan beberapa antibiotik dapat mengganggu tubuh dalam menyerap obat-obatan atau antibiotik tersebut yaitu dengan mengganggu efektivitas dari obat atau antibiotik itu sendiri. Untuk menghindari terjadinya interaksi tersebut, maka sangat disarankan untuk menghindari penggunaan kalsium setidaknya 1 jam setelah mengambil atau mengkonsumsi obat antibiotik.

7. Tubuh kekurangan mineral penting

Dalam buku yang telah ditulisnya, Dr. Robert Thompson menyatakan bahwa pada saat tubuh memiliki kadar kalsium yang berlebih, hal itu justru akan mengganggu proses penyerapan mineral-mineral penting lainnya seperti magnesium, mangaan, zat besi, serta beberapa mineral penting lainnya. Ketidakseimbangan jumlah mineral dalam tubuh dapat meningkatkan resiko berbagai jenis penyakit mematikan seperti:

  • Penyakit jantung.
  • Stroke.
  • Gagal ginjal.
  • Hipoteroidisme.
  • Batu empedu.

8. Mengganggu penyerapan Vitamin K

Vitamin K memiliki fungsi yang cukup penting dalam tubuh manusia, yaitu untuk mengaktifkan hormon protein (Osteocalcin) yang diproduksi oleh osteoblas ke dalam tulang, dimana protein tersebut nantinya akan membantu mencegah terjadinya penumpukan kalsium dalam arteri. Dan pada saat kadar kalsium dalam tubuh mengalami kelebihan, penyerapan vitamin tersebut akan terganggu dan nantinya penumpukan kalsium dalam arteri tak dapat terhindarkan dan hal itu akan lebih berbahaya.

9. Mengganggu keseimbangan hormon

Akibat kelebihan kalsium dalam tubuh juga dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan hormon dalam tubuh. Hal ini sangatlah penting, terutama bagi wanita yang sedang mengalami masa menopause dimana ia harus selalu menjaga agar hormon dalam tubuhnya selalu seimbang. Pada saat tubuh mengalami deposit kadar kalsium, hal itu secara perlahan-lahan akan terakumulasi bersama plak dalam dinding arteri yang pada akhirnya akan menimbulkan dampak yang lebih berbahaya bagi kesehatan.

Gangguan keseimbangan hormon ini bisa berakibat pada:

  • Osteoporosis.
  • Amandel.
  • Darah rendah.

Pada dasarnya setiap mineral yang diambil secara berlebihan akan menyebabkan ketidakseimbangan mineral yang lainnya. Begitu juga dengan kalsium yang merupakan jenis mineral yang diperlukan tidak hanya untuk kesehatan tulang, tetapi juga untuk mengatur detak jantung, melakukan impuls saraf, pembekuan darah, serta untuk membantu merangsang sekresi hormon. Untuk itu, sudah selayaknyalah jika kita selalu menjaga agar kadar mineral-mineral penting tersebut selalu seimbang, agar kita dapat terhindar dari dampak buruknya pada tubuh.

Saya harap Anda bisa memahami akibat dan dampak kelebihan kalsium pada kesehatan Anda. Namun saat ini banyak orang yang ingin menambah tinggi badan dengan meningkatkan konsumsi kalsium tanpa memikirkan efek sampingnya. Bila Anda mengkonsumsi makanan dan minuman berkalsium tinggi, saya sangat menganjurkan Anda untuk menjalani terapi menambah tinggi badan secara alami, aman dan tanpa efek samping dengan eLeMeN FORTALLER. Dengan eLeMeN FORTALLER tulang Anda akan dirangsang untuk tumbuh lebih panjang dengan peregangan secara rutin dengan Alat Terapi FORTALLER dilanjutkan dengan Senam Pilates untuk merangsang pertumbuhan kaki, lalu dilanjutkan dengan mengkonsumsi Susu Kedelai eLeMeN dan Tablet FORTALLER, dimana ia akan merangsang hormon pertumbuhan manusia atau HGH untuk aktif tumbuh maksimal, menambah tinggi badan dan juga memperbaiki postur tubuh Anda.

 
Leave a comment

Posted by on December 27, 2017 in Info

 

Makanan Peninggi Badan


Banyak Makanan Peninggi Tinggi Badan Yang Bisa Kita Konsumsi Setiap Hari Untuk Membantu Proses Pertumbuhan Tulang Secara Alami. Ada Tiga Unsur Nutrisi Yang Tubuh Butuhkan Agar Mampu Memberi Dukungan Terhadap Tulang Dan Otot Yang Akan Berpengaruh Pada Tinggi Badan.

makanan peninggi badan

  1. Protein menjadi unsur utama pembentuk tubuh kita. Anda bisa bertanya pada ahli gizi mengenai kegunaan protein di dalam tubuh. Mereka pasti akan menjawab bahwa protein boleh dibilang sebagai nutrisi vital untuk mendorong pertumbuhan jaringan otot, tulang, organ, kulit dan gigi. Hal ini berlaku pula dalam hal tinggi badan karena di dalam protein terdapat asam amino yang diperlukan oleh hormon pertumbuhan.
  2. Mineral adalah sekumpulan komponen nutrisi penting yang harus terdapat pada makanan peninggi badan. Makanan yang diperkaya magnesium, fosfor, yodium, zat besi, mangan dan fluor bisa mendukung proses pertumbuhan. Sementara kalsium adalah mineral utama yang paling dibutuhkan untuk memelihara tulang.
  3. Vitamin D di dalam tubuh sangat membantu tulang memperoleh kalsium secara optimal. Pasalnya, Vitamin D memiliki aktivitas membantu penyerapan kalsium untuk pemeliharaan tulang yang kuat dan sehat. Kekurangan Vitamin D akan berisiko terhadap pengeroposan tulang dan terganggunya pertumbuhan.

Ketiga unsur nutrisi diatas sangat diperlukan untuk Anda yang ingin mendapatkan postur tubuh ideal. Nah, untuk memperoleh semua nutrisi tersebut, kita bisa menemukannya pada makanan yang dapat menambah tinggi badan. Berikut ini beberapa diantaranya;

  1. Ashwagandha
    Tanaman bernama Ashwagandha ini berasal dari India. Ada orang yang menyebutnya sebagai Gingseng India atau Withania Somnifera. Di dalam dunia kedokteran, nama tanaman ini memperoleh perhatian cukup besar. Pasalnya penduduk India kuno, mewariskan sistem pengobatan tradisional bernama Ayurveda yang memanfaatkan tanaman ini. Ashwagandha terkenal akan komponen biologis aktifnya seperti Alkaloid, Saponin, Lakton Steroid, Kolin dan zat besi. Padanya juga terkandung 18 jenis asam lemak yang berbeda dan beberapa merupakan Polifenol dan Pitosterol. Bubuk tanaman ini bisa kita konsumsi secara rutin untuk menaikkan tinggi badan. Kemampuan Ashwagandha untuk membantu menambah tinggi badan terbukti karena di dalam tubuh ia akan bekerja untuk merangsang hormon pertumbuhan yang akan membuat kerangka tulang menjadi lebih luas, kuat dan padat.
  2. Susu dan Produk Olahannya
    Satu zat yang sangat penting untuk merangsang laju pertumbuhan tulang adalah kalsium. Untuk memperoleh kalsium, Anda bisa dengan mudah mencarinya di dalam segelas susu. Pilihlah susu yang tinggi kandungan kalsium dan rendah lemak. Minum secara rutin susu rendah lemak tersebut setiap hari, pada pagi setelah bangun tidur dan malam hari menjelang tidur. Selain susu, ada makanan peninggi badan lain yang bisa menjadi alternatif bila Anda bosan dengannya. Produk minuman atau makanan yang tinggi kalsium seperti susu bisa Anda peroleh dari banyak sumber seperti Yoghurt, keju, es krim dan krim kocok (Whipping Cream) contohnya juga kaya akan Vitamin A, B, D, E, kalsium dan protein. Semua nutrisi alami untuk menunjang tinggi badan Anda bisa didapat dari makanan tersebut.
  3. Buah dan Sayuran
    Bila Anda termasuk orang yang hobi ngemil, maka pilihlah cemilan menyehatkan. Buah dan sayuran berikut ini mungkin bisa mengganti sekaleng keripik kentang yang selama ini berdiri di atas meja Anda. Jeruk, melon, pisang, pepaya, mangga, semangka, markisa, Aprikot, kacang polong, Bok choy, brokoli, bayam, ubi jalar, Okra, labu, lobak, wortel, kubis dan kentang. Semua mengantongi sejumlah nutrisi untuk menambah tinggi badan, seperti Vitamin A dan Kalium. Vitamin A yang selama ini Anda kira cuma baik dalam menjaga kesehatan mata, ternyata memiliki peran lain dalam mengembangkan tulang dan jaringan tubuh. Sementara buah seperti jeruk dan sayur seperti tomat cukup banyak mengandung Vitamin C. Vitamin ini juga berkontribusi pada pengontrolan tulang dalam melakukan pertumbuhan yang sehat dan normal. Kita mungkin kesulitan memperoleh kalsium dan protein pada buah ataupun sayuran, tetapi kehadiran mereka tetap dibutuhkan tubuh agar selalu fit dan prima.
  4. Daging Ayam
    Daging ayam merupakan makanan terbaik yang mampu menambah tinggi badan yang sekaligus menambah berat badan dengan meningkatkan massa otot. Hal ini dikarenakan ayam menjadi sumber protein tinggi yang sangat berguna untuk pertumbuhan jaringan otot tubuh. Pastikan bila Anda ingin mengkonsumsi daging ayam agar dibakar atau dipanggang saja. Dengan proses pemasakan semacam ini, maka kandungan gizinya tetap tinggi dan tidak akan membawa risiko akibat lemak dan kolesterol dari proses penggorengan pada umumnya.
  5. Daging Sapi
    Selain ayam, daging sapi juga merupakan sumber protein yang cukup banyak. Tetapi jangan lupa, sapi juga menyimpan lemak. Untuk menikmati manfaat kesehatan darinya, terutama dalam melancarkan usaha untuk mencapai tinggi badan yang maksimal, maka pilihlah daging merah, yang juga berguna untuk mencapai massa tubuh ideal.
  6. Pati dan Biji-bijian
    Dalam memilih menu makanan sehat sehari-hari, kita harus memperhatikan apakah semua makanan yang kita pilih bisa menjaga kesehatan seluruh organ kita serta mendukung pertumbuhan jaringan, otot dan tulang. Untuk mendapatkan tinggi badan seperti yang kita inginkan, kita tidak bisa hanya terfokus pada makanan yang mengandung protein, kalsium dan Vitamin D saja. Makanan yang menyimpan serat, karbohidrat, mineral dan vitamin lain juga diperlukan. Untuk itu, Anda bisa menambahkan salah satu makanan yang berasal dari pati dan biji-bijian seperti beras merah, jagung, pasta gandum, oatmeal dan roti gandum yang juga baik untuk penambahan berat badan.
  7. Telur
    Anda tidak mungkin lupa, kalau dalam sebutir telur saja, terkandung banyak sekali protein. Menurut informasi yang saya peroleh dari berbagai sumber, ternyata kandungan telur tidak hanya protein saja, melainkan ada vitamin D dan kalsium juga yang seperti diawal dikatakan bisa membawa rangsangan terhadap hormon-hormon pertumbuhan untuk tulang lebih berkembang dan sehat. Konsumsilah telur, tidak perlu membuang bagian kuningnya, karena lemak di dalamnya tidak akan membuat Anda gemuk. Dalam sehari, siapkan dua atau tiga butir telur di dalam kulkas Anda, ketika ingin memasaknya, ambillah proses perebusan agar tubuh memperoleh banyak manfaat dari kandungan utuh telur tersebut.
  8. Tahu
    Tahu adalah makanan sederhana yang diistimewakan oleh tubuh. Alasannya, selain murah, kita semua tahu kalau tahu itu menjadi satu makanan yang sangat kaya akan protein nabati dan kalsium, karena ia termasuk hasil olahan produk kedelai. Keunggulan lain dari tahu adalah rendahnya kalori dan lemak sehingga sangat cocok sebagai makanan peninggi badan alami yang tidak bikin gemuk.
  9. Ikan
    Tahukah Anda, kalau Indonesia adalah negara dengan tinggi badan penduduk paling pendek dibandingkan negara tetangga ASEAN lainnya? Laporan ini dipublikasikan oleh Asean DNA pada tahu 2014 lalu. Menurut survey dan analisis data, tinggi badan rata-rata pria di Indonesia hanya mencapai 165 cm, sementara wanita 155 cm. Berbeda jauh dengan Malaysia, Negeri Jiran yang terkenal akan logat melayunya tersebut. Mereka (penduduk Malaysia) mempunyai rata-rata tinggi badan 170 cm pada pria dan 160 cm pada wanita. Hal ini sempat menjadi perhatian beberapa pihak terkait, pasalnya, Vietnam yang budayanya tidak terlalu jauh berbeda dengan Indonesia pun ternyata tinggi badannya jauh di atas kita. Mengapa bisa demikian ya?

Menurut Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan, Saut Hutagalung, selama enam tahun terakhir, masyarakat kita (Indonesia) tidak memperoleh ikan dalam jumlah cukup tiap harinya. Akibatnya, generasi muda kita posturnya lebih pendek dari rumpun dan suku bangsa di Asia Tenggara lainnya. Nah, jadi jelas sekali kalau ikan merupakan makanan peninggi badan paling efektif dan signifikan yang membawa perubahan. Bagaimana bisa? Berikut ini penjelasannya; “Ikan adalah sumber protein hewani yang juga kaya akan vitamin. Baik itu ikan air tawar ataupun air laut (asin), semuanya berlaku akan kandungan unsur vitalnya seperti protein, Vitamin D dan lemak. Lemak di dalam ikan laut maupun air tawar mudah diserap tubuh dan sebagian besar jenisnya adalah asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan menurunkan kolesterol darah.

Hingga kini, ikan yang direkomendasikan untuk menunjang gizi dan pertumbuhan adalah Ikan Tuna dan Salmon. Ikan tersebut sangat kaya akan unsur-unsur penting dari banyak kebutuhan tubuh untuk melancarkan dan mengontrol proses pertumbuhan. Bila kita tidak mau melahirkan generasi muda (setelah kita) yang postur tubuhnya lebih pendek lagi, maka kita harus menuruti apa yang tubuh kita minta untuk mencapai kebutuhan tersebut.

Sebaiknya informasi ini tidak Anda abaikan, demi kemudahan Anda dalam mendapatkan tinggi badan ideal. Pertumbuhan tinggi badan tidak akan maksimal dengan mengabaikan makanan peninggi badan diatas. Karena pertambahan tinggi didapat dari semua faktor baik luar dan dalam tubuh. eLeMeN FORTALLER akan membantu Anda tumbuh lebih tinggi sesuai dengan usaha Anda, namun perlu diingat tulang dan otot juga membutuhkan nutrisi gizi dari makanan yang Anda makan untuk tumbuh dan berkembang.

 
Leave a comment

Posted by on December 27, 2017 in Info

 
 
%d bloggers like this: